Demam Chikungunya

Definisi

Chikungunya adalah virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes. Infeksi menyebabkan demam, sakit otot dan rasa sakit parah di beberapa sendi.

Epidemiologi

Chikungunya adalah sangat umum di negara-negara tropis dan subtropis, terutama di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Dalam 5 bulan terakhir (Feb – June 2014), terdapat 166 kasus yang dilaporkan ke Kementrian Kesehatan, Singapura.

Gejala klinis

Demam Chikungunya disebabkan oleh alphavirus yang disebut virus Chikungunya. Chikungunya jarang mengancam jiwa tetapi gejala seperti mialgia berkepanjangan, sakit sendi dan keletihan dapat melemahkan orang tua. Kebanyakan pasien sembuh dalam seminggu tetapi bagi sebagian orang, sakit sendi mungkin bertahan selama beberapa bulan. Bayi yang baru lahir, orang dewasa yang lebih tua (>65 years old) dan orang-orang dengan tekanan darah tinggi, diabetes atau penyakit jantung menghadapi risiko gejala yang lebih parah. Pemulihan dari infeksi dengan virus Chikungunya tampaknya memberikan kekebalan seumur hidup. Masa inkubasinya adalah 3 – 7 hari meskipun gejala dapat muncul hingga 12 hari kemudian.

Gejala Chikungunya mirip dengan yang Demam Berdarah (Dengue fever). Gejala meliputi:

  • Demam tinggi secara mendadak
  • Sakit sendi dan pembengkakan
  • Sakit kepala
  • Mual / muntah
  • Nyeri otot dan sakit
  • Ruam
  • Ulkus mulut (Oral ulcers)

Diagnosis 

Diagnosis Chikungunya dapat dikonfirmasi baik dengan cara pengujian nucleic acid untuk mendeteksi kehadiran virus DNA selama beberapa hari pertama infeksi atau pemeriksaan serologi ketika tubuh memproduksi antibodi terhadap virus ini.

Perawatan 

Tidak ada perawatan spesifik untuk membunuh atau mengendalikan virus Chikungunya. Obat diresepkan untuk mengurangi keparahan gejala misalnya, pengobatan untuk demam, muntah, sakit kepala dan rasa sakit. Sangatlah penting untuk minum cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi. Sakit sendi biasanya dikendalikan oleh obat anti-inflamasi seperti NSAIDS atau coxib.

Pencegahan

Belum ada vaksin Chikungunya yang tersedia secara komersial saat ini. Cara terbaik untuk mencegah Chikungunya adalah pengendalian nyamuk dan karenanya pencegahan gigitan nyamuk. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:

  • Aplikasi obat nyamuk pada kulit terekspos dan pakaian ketika anda pergi di luar ruangan.Repellents sintetik yang mengandungi DEET memberikan perlindungan yang lebih lama dari repellents berbasis tumbuhan seperti minyak Citronella, atau minyak lemon eucalyptus.Baca label dan kembali mendaftar seperti yang diarahkan
  • Penggunaan penyejuk udara (AC) atau obat nyamuk bakar di dalam ruangan untuk mengurangi gigitan nyamuk.
  • Tinggal di dalam rumah selama waktu makan puncaknya nyamuk Aedes, biasanya awal pagi dan akhir sore
  • Bila di luar ruangan, memakai baju lengan panjang dan celana panjang untuk menutupi anggota badan
  • Bila bepergian ke luar negeri, tinggal di akomodasi yang menyediakan kelambu insektisida nyamuk di atas tempat tidur dan layar nyamuk untuk jendela dan pintu
  • Mencegah pembiakan nyamuk dengan menghapus setiap air yang tergenang di pot bunga, piring tanaman, timba dan container

Untuk Membuat Temu Janji