Demam Berdarah

Informasi Latar Belakang :

Infeksi Demam Berdarah adalah endemik di negara-negara tropis dan subtropis dan sangat endemik di bagian dunia ini – Southeast Asia, apa yang disebut sebagai zona panas.

Epidemiologi :

Dalam beberapa bulan terakhir (Januari – April 2014), telah terjadi rata-rata 200 kasus Demam Berdarah per minggu dinotifikasikan kepada Kementerian Lingkungan Hidup, Singapura. Ini merupakan insiden yang lebih tinggi dari biasanya, konsisten dengan epidemi yang sedang berlangsung di bagian dunia ini. Pada 2013, hanya ada lebih dari 22,000 kasus Demam Berdarah notifikasi dengan total 8 kematian hingga akhir Desember 2013. Anak-anak cenderung memiliki gejala lebih ringan daripada orang dewasa.

Klinis :

Demam Berdarah disebabkan oleh Arbovirus yang dipanggil virus Demam Berdarah yang ada 4 strain – Jenis 1,2,3,4. Infeksi dengan strain tertentu akan memberikan kekebalan terhadap strain itu tetapi tidak memberikan perlindungan silang ke jenis lain. Oleh karena itu, adalah mungkin untuk mendapatkan infeksi Demam Berdarah 4 kali dalam seumur hidup tapi ini jarang terjadi karena kita memiliki satu strain dominan di Singapura dan proporsi yang lebih rendah dari strain kedua di sini. Infeksi ini disebabkan oleh gigitan dari nyamuk Aedes yang dijangkiti, yang merupakan vektor penyebar Demam Berdarah. Jarang sekali penularan manusia ke manusia dilaporkan. Masa inkubasi 3-7 hari.

Gejala meliputi:

  • Demam dengan sakit otot, sakit kepala
  • Ruam kemerahan dan kadang-kadang memar dan pendarahan ke dalam kulit
  • Sakit bola mata (nyeri otot mata)
  • Muntah, diare dan tangan dan kaki yang membengkak
  • Gusi berdarah, perdarahan hidung dan muntah darah yang jarang berlaku

Ada 3 sindrom infeksi Demam Berdarah:

  1. Demam Berdarah: biasanya bersifat ringan dengan ruam dan trombosit yang rendah
  2. Demam Berdarah Dengue akan lebih banyak ruam, pendarahan dan trombosit yang berjumlah rendah serta kebocoran cairan ke dalam paru-paru, ekstremitas dan perut kembung (kebocoran kapiler)
  3. Demam Berdarah Shock Syndrome yaitu yang paling parah untuk infeksi Demam Berdarah mengakibatkan shock, perdarahan, trombosit sangat rendah, kegagalan multi-organ dan kematian.

Kadar platelet anda biasanya dalam kisaran normal antara 140 – 440 X 109 / L.
Dalam infeksi Demam Berdara, ia dapat turun ke kadar yang sangat rendah dan pasien bisa mulai pendarahan. Kadangkala, mereka akan memerlukan tranfusi trombosit jika ada pendarahan. Apabila trombosit menurun menjadi

Perawatan:

Tidak ada perawatan spesifik untuk Demam Berdarah. Semua pengobatan adalah yang suportif dan simtomatik misalnya, perawatan demam, muntah, diare, gastritis atau transfusi trombosit jika ada perdarahan atau trombosit <20,000/ml. Saat ini belum ada vaksin Demam Berdarah yang tersedia secara komersial tetapi ada beberapa kandidat vaksin yang dalam pengembangan, mudah-mudahan dalam 5-10 tahun ke depan.

  1. Dehidrasi dan muntah yang membutuhkan infus intravena
  2. Dengan cepat penerjunan trombosit atau trombosit rendah pada awal penyakit
  3. Perdarahan dari situs mana pun
  4. Pasien dengan berbagai co-morbiditas
  5. Sesak napas atau hipotensi (Tekanan darah rendah)

Poin Catatan :

Tidak semuanya pasien Demam Berdarah perlu masuk ke rumah sakit. Kebanyakan dapat dikelola sebagai pasien rawat jalan. Beberapa kriteria untuk kemasukkan hospital meliputi:

Untuk Membuat Temu Janji