Sindrom Kelelahan Kronis (CFS)

Informasi Latar Belakang: 

Sindrom Kelelahan kronis (CFS) adalah suatu yang melemahkan dan gangguan kurang dipahami di mana pasien mengalami kelelahan mendalam sampai sebatas tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari. Kelelahan ini diperburuk oleh aktivitas fisik dan mental yang pasien biasanya dapat melakukan dengan mudah. Mereka sering berfungsi pada level yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara pra-morbid mereka.

Epidemiologi

Prevalensi CFS bervariasi dari populasi penduduk karena perbedaan dalam definisi yang digunakan. Ini telah dilaporkan mencapai setinggi 3% di negara-negara tertentu. Di AS, telah diperkirakan bahwa hingga 1 juta orang Amerika mungkin memiliki CFS (data CDC). Ini mempengaruhi semua usia, gender, etnis dan ekonomi sosial grup. Tampaknya ada kecenderungan untuk gender perempuan (65 – 80% wanita), berusia 40 – 50-an dan sebagian besar orang dewasa dan remaja. Di negara-negara Barat, wanita muda kulit putih membentuk grup terbesar. Ada data yang menunjukkan kecenderungan genetik seperti ini kadang-kadang terlihat dalam darah keluarga dan kerabatnya. Beberapa pihak berwenang telah menyarankan kausalitas yang berhubungan dengan lingkungan bersama juga.

Klinis 

Diagnosis CFS berdasarkan kriteria dan eksklusi penyakit lainnya. CFS International Panel (1994) kriteria meliputi:

  1. Lebih dari 6 bulan kelelahan kronis parah
    Dan
  2. Memiliki 4 atau lebih dari gejala berikut:
    • Penurunan memori jangka pendek / konsentrasi
    • Sorethroat / lunak kelenjar limfe
    • Mialgia
    • Arthralgia (tanpa pembengkakan / kemerahan)
    • Sakit kepala (jenis baru, pola, tingkat keparahan)
    • Tidur tak segar
    • Pasca-exertional malaise ≥ 24 jam

Gejala yang dimaksud meliputi: (20 – 50%)

  • Sakit perut / Sakit panggul
  • Intoleransi alcohol
  • Sakit dada
  • Batuk kronis / sorethroat
  • Mata / mulut kering
  • Diare / perut kembung
  • Pusing
  • Denyut jantung tidak teratur
  • Sakit telinga
  • Sensasi kesemutan kulit
  • Berkeringat di malam hari
  • Sesak napas
  • Sakit pada rahang
  • Mual / muntah
  • Perubahan mood
  • Serangan panic

Diagnosis Banding

  • Syndrome fibromyalgia
  • Encephalomyelitis Myalgik
  • Neuroasthenia
  • Beberapa sensitivitas kimia
  • Infeksi EBV kronis
  • Penyakit Lyme
  • Sklerosis multipel
  • Kekurangan vitamin D
  • Gangguan bipolar
  • Diabetes Mellitus
  • Kanker
  • Gangguan somatoform
  • Penyakit autoimun
  • Sleep Apnea
  • Narkolepsi
  • Penyakit depresi major
  • Hipotiroidisme
  • Anemia
  • Gangguan hormonal

Banyak di antara kondisi ini dapat diobati dan jangan dilewatkan. Ada juga studi yang menemukan hubungan antara CFS dengan EBV dan Mycoplasma infeksi. Sebanyak 50-80% dari pasien ini memiliki serologi positif seiring dengan Mycoplasma dan EBV, meskipun tidak ada penjelasan yang meyakinkan tentang hubungan kausal.

Pengobatan 

Apabila diagnosis CFS dipastikan, pendekatan pengobatan seharusnya didasarkan pada gejala. Penelitian telah menunjukkan bahwa hasil intervensi awal memberi hasil yang lebih baik. Pasien harus diletakkan pada terapi latihan bergradasi yang merupakan bentuk terapi fisik. Tujuannya adalah untuk mengatur tingkat aktivitas fisik sesuai dengan toleransi dan mencegah kelelahan. Pencegahan deconditioning penting karena hal ini mengganggu pemulihan. Pasien disarankan untuk menargetkan awal yang lebih rendah dari aktivitas, katakan 60-70% dari tingkat fungsional sebelumnya dan reset ke dasar baru.

Poin Catatan 

Sebagian orang tidak percaya bahwa CFS adalah kondisi nyata. Lainnya telah diklasifikasikan di bawah kondisi kejiwaan atau neuroasthenia. Ada banyak kontroversi mengenai diagnosis dan pengobatan CFS serta fisiologi, psikologi dan aspek psikososial. Cukuplah untuk mengatakan bahwa kita tidak benar-benar memahami dasar CFS dan etiologi penyakit ini. Beberapa peneliti telah berteori bahwa mungkin ada kegagalan mekanisme umpan balik yang telah menghasilkan sitokin disregulasi pada tingkat sel. Sitokin inflamasi bertanggung jawab untuk beberapa gejala yang dialami oleh penderita CFS. Dalam istilah awam, sitokin adalah bahan kimia yang disekresikan oleh sel-sel ketika mereka terlibat dalam komunikasi sel (sel bicara sel).

Untuk Membuat Temu Janji