Tuberkulosis

Informasi Latar Belakang

Tuberkulosis atau TB disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Ini adalah bakteri penyakit yang tumbuh lambat yang disebabkan oleh organisme ini yang sering terjadi secara bertahap dan memiliki onset perlahan.Hal ini ditularkan melalui kontak dekat serta melalui rute udara sehingga menjadikannya sebagai penyakit kesehatan publik yang penting. Ini merupakan penyakit yang wajib dilaporkan di bawah Penyakit Infeksi Act di Singapura.

Epidemiologi

Angka insiden TB di Singapura telah jatuh dari 307 per 100,000 (1960) menjadi 56 per 100,000 (1987) hingga sekitar 40 per 100,000 pada beberapa tahun terakhir. Hal ini dapat tercapai melalui kombinasi antara pendidikan publik, tracing kontak yang agresif, pengobatan dan program tindak lanjut. Namun, kami terus melihat banyak kasus baru TB di Singapura. Dalam penduduk setempat, sebagian besar kasus disebabkan oleh pengaktifan kembali infeksi yang terjadi 20 atau lebih tahun yang lalu. Hal “pengaktifan kembali” disebabkan oleh kekurang kekebalan (immunity) saat kita menua dan ini adalah masalah yang bahkan akan lebih signifikan karena kami memiliki populasi yang menua dengan pesatnya. Hasil pengobatan penyakit tertentu ternyata memerlukan obat imunosupresif seperti steroid yang juga akan mengakibatkan pengaktifan kembali TB pada pasien yang mengambil obat ini. Kontribusi yang lain adalah dari pasien yang terinfeksi HIV dan TB yang diimpor dari negara-negara tetangga.

Klinis

TB merupakan penyakit yang bisa diobati jika terdeteksi awal dan kalau pasien patuh dan juga compliant dengan program pengobatan minimal 6-9 bulan. Diagnosis dan pengobatan awal sangat penting dalam mencegah penularan sekunder dengan kontak rapat dan anggota keluarga. Kepatuhan terhadap pengobatan sangat penting karena ia akan meningkatkan angka kesembuhan dan juga mencegah munculnya strain yang resistan terhadap obat.

Karena TB adalah melalui udara, jenis TB yang paling umum merupakan TB yang melibatkan paru-paru dan yang merupakan hampir 70% kasus dilaporkan di Singapura. Namun, TB dapat mempengaruhi banyak organ-organ lain dalam tubuh misalnya otak, tulang, hati, limpa, usus, kulit, testis, uterus, ovarium, hati, kelenjar getah bening, dan lain-lain.

Beberapa individu lebih mudah terkena TB dibandingkan yang lain misalnya:

  • Immunocompromised pasien yang kekurangan kekebalan tubuh – pasien HIV, pasien yang mengambil ubat steroid jangka panjang, kemoterapi, dll
  • Orang dengan kondisi medis yang kronik seperti diabetes, fungsi ginjal yang gagal, paru-paru kronis, dll
  • Orang-orang tua karena kelemahan sistem kekebalan tubuh
  • Petugas kesehatan yang selalu diekspos kepada pasien TB
  • Pecandu narkoba dan orang-orang tunawisma
  • Orang yang kekurangan zat gizi

Beberapa tanda dan gejala TB adalah:

  • Batuk persisten dengan / tanpa darah
  • Demam
  • Keringat malam
  • Kehilangan berat badan
  • Sakit dada terutama pada pernapasan dalam

Sila jumpa dokter jika anda mencurigai TB sebagai diagnosis awal dan perawatan merupakan kunci untuk menyembuhkan dan kontrol.

Pengobatan

Pengobatan dengan obat anti-TB – kebanyakan darinya dapat diambil di rumah dan obat yang diinduksi secara oral. Kadang-kadang, obat injeksi digunakan dan dapat diberikan di klinik. Untuk beberapa pasien non-compliant atau pasien yang mengalami resistensi obat TB, perawatan di sebuah lembaga atau DOT (terapi yang diawasi langsung) di poliklinik mungkin diperlukan.

Pasien dengan TB perlu mengambil sejumlah obat-obatan dan program pengobatan adalah selama 6-9 bulan. Terdapat risiko efek samping yang kecil dari perawatan tersebut dan anda harus patuh terhadap pengobatan ini dan juga tindak lanjut untuk pemantauan efek samping.

Poin Catatan

Satu-satunya cara untuk memberantas TB adalah diagnosis awal dan pengobatan. Kunci untuk penyembuhan sepenuhnya adalah 100% kepatuhan terhadap program perawatan lengkap. Ini juga merupakan kunci untuk mengontrol TB dalam sebuah populasi.

Terdapat banyak penelitian dalam TB di bidang vaksin yang baru yang akan menjadikannya lebih efektif dalam mencegah TB dan juga rejimen obat TB yang lebih baru yang akan memungkinkan kita untuk menyembuhkan TB dengan kursus pengobatan yang lebih singkat.

Kalau anda prihatin tentang Tuberkulosis, harap hubungi dokter keluarga anda atau hubungi klinik kami untuk membuat janji bertemu dengan salah satu dokter penyakit menular kami.

Untuk Membuat Temu Janji