2017

MEET THE INFECTIOUS DISEASE SPECIALISTS™ – SEMINAR ON ANTIBIOTIC USE & MISUSE

Sabtu, 13hb Mei 2017

Dr Wong Sin Yew, selaku tuan pengerusi majlis, mengalu-alukan kedatangan 205 doktor keluarga serta 24 jururawat yang hadir pada seminar di Hotel Regent.

A/Prof Hsu berada di luar negara, Dr Wong telah menyampaikan ceramah yang berjudul “Resistensi antimikroba di Singapura serta di Rantau: Adakah sudah terlambat?” Dr Wong mengetengahkan perkara-perkara tersebut:

  • WHO telahpun daftarkan resistensi antimikroba sebagai ancaman keamanan global
  • Penggunaan antibiotik merupakan salah satu pendorong utama resistensi antimikroba
  • Penggunaan antibiotik di hospital Singapura lebih tinggi daripada kebanyakan negara maju yang lainnya
  • Organisme MDR dan XDR sering terdeteksi di hospital yang telah direstrukturisasi
  • Hospital yang direstrukturisasi menerima dana untuk program pengelolaan antibiotik mereka dan telah berupaya mengurangi penggunaan antibiotik di rumah sakit
  • Kita juga perlu beri fokus pada “penggunaan antibiotik yang tepat” di tempat outpatient
  • Semua (termasuk masyarakat) berperan dalam mengurangi resistensi antimikroba

Dr Chan Si Min, Konsultan dan Ketua Divisi Penyakit Infeksi Anak, NUH, membincangkan mengenai penggunaan antibiotik dikalangan para pediatri. Mengurangkan atau pemberian antibiotik adalah topik yang sukar, rumit dan kontroversial. Melalui beberapa kes studi, beliau mendiskusikan hal berikut:

  • Pemberian antibiotic di kalangan anak-anak – sebab, mitos, efek sampingan
  • Infeksi: Saluran Pernafasan, Penghadaman, Saluran kencing
  • Anak kecil yang sedang demam – adakah ianya jangkitan bakteria yang bahaya? Untuk mengetahui jika anak kecil tersebut mempunyai risiko infeksi bakteria yang serius, beliau tekankan menggunakan penilaian klinis, jalur klinis dan “sistem penilaian”, indeks klinis dan laboratorium, status imunisasi dan faktor risiko lain untuk penggunaan antibiotic

Dr Lam Mun San membincangkan tentang Bahaya Tersembunyi dalam Penggunaan Antibiotik:

  • Pelbagai hasil buruk yang terkaitkan dengan penggunaan antibiotik
  • Diare terkait antibiotik termasuk kolitis pseudomembran
  • Reaksi merugikan kulit yang parah termasuk SJS / SEPULUH
  • Efek samping lainnya termasuk tendinitis / ruptur tendon yang terkait dengan penggunaan kuinolon
  • Komplikasi cara pengelolaan

Pembicara seterusnya, A/Prof Bernard Thong, Seior Konsultan dan Ketua, Departemen Rheumatologi, Alergi dan Imunologi, TTSH, memberikan ceramah berjudul “Pendekatan Sistematis Terhadap Antibiotik Alergi”. Dia menekankan hal berikut:

  • Diagnosis alergi antibiotik mematuhi “peraturan” dalam alergi obat
  • Pengenalan pola adalah sangat penting
  • Antibiotik yang bereaksi silang
  • Karakterisasi akurat reaksi obat dan label yang tepat ketika reaksi indeks

Topik terakhir iaitu: Penggunaan Antibiotik yang Tepat Pada Orang Dewasa: Pendekatan Kes Studi dipresentasikan oleh Dr Wong. Dia mempresentasikan 3 kasus:

  • Resistensi antimikroba dalam lingkungan masyarakat sangat penting karena sebagian besar penggunaan antibiotik terjadi pada pasien rawat jalan(outpatient)
  • Untuk infeksi saluran kencing: beliau membahas tentang E. coli yang resisten ciprofloxacin; ESBL produksi Enterobacteriaceae
  • Untuk infeksi kulit dan jaringan tisu: beliau memberi contoh Streptococci macrolide resistant; CA-MRSA
  • Untuk infeksi saluran pernafasan: pneumococcus resisten macrolide dan Mycoplasma yang resisten terhadap macrolide telah dibahas

Kami mengucapkan terima kasih kepada pembicara tamu kami, Dr Chan dan A/ Prof Thong karena menghabiskan hari Sabtu yang berharga untuk berbicara dalam seminar ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada lebih dari 200 dokter keluarga serta pegawai profesional kesehatan lainnya yang telah hadirkan diri dalam seminar kami.

Kami juga berbesar hati kepada MSD karena telah mensponsori seminar ini

Post a comment